6 fitur utama di iOS 6 Apple


iOS 6


Apple mempertontonkan sistem operasi perangkat mobile terbarunya,yaitu iOS 6. Dalam iOS terbaru ini, Apple menjanjikan banyak update dan beragam fitur baru. Berikut ada beberapa fitur baru di iOS 6 yang dirilis dalam blog Apple.

  • Maps,
    • Apple telah menyertakan peta dengan tampilan 3D interaktif, memungkinkan dikontrol dengan perintah suara, serta dilengkapi fitur Flyover (melihat peta dari atas).
  • Siri,
    • pada fitur ini Apple telah memasukkan lebih banyak bahasa dan dipastikan bisa bekerja di lebih banyak negara. Pengguna bisa dengan cepat mengakses skor pertandingan olahraga berikut statistiknya, mencari tempat makan, atau menonton film hingga posting ke Facebook.
  • Facebook,
    • Apple telah mengintegrasikan jejaring sosial terbesar dunia itu ke dalam iOS, memungkinkan pengguna dapat berbagi foto langsung dari fitur Camera atau Photo, dan bisa memberi tahu lokasi keberadaannya melalui Maps.
  • Berbagi Photo Streams,
    • berbagi foto pilihan dengan memilih teman yang akan dikirimi. Dengan menggunakan iCloud pada perangkat iOS 6 atau Mac yang dijalankan dengan Mountain Lion, pengguna bisa mendapatkan foto dari teman dengan cepat di aplikasi Photo atau iPhoto.
  • Passbook,
    • memungkinkan pengguna menyimpan boarding pass, tiket film, kupon ritel, atau kartu loyalitas, dalam satu tempat. Cukup dengan memindai iPhone atau iPod touch untuk ceck in sebuah penerbangan.
  • FaceTime,
    • fitur ini memungkinkan perangkat bekerja pada lebih banyak jaringan selular dan Wi-Fi. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat atau menerima panggilan FaceTime di hampir semua negara melalui iPhone 4 atau iPad versi terbaru, iPad 3 atau new iPad.

Bagi pengguna akhir yang ingin upgrade, Apple sudah menyediakannya gratis dan bisa diunduh dari perangkat iPhone, iPad, maupun iPod sentuh.

Sumber
Sumber

Iklan

BlackBerry Playbook, Kelebihan dan Kekurangan


Dalam waktu dekat Research In Motion (RIM) akan meluncurkan  Blackberry Playbook. Sebelum membeli, ada beberapa kelebihan dan kekurangan BlackBerry Playbook.

Ada beberapa kelebihan BB Playbook, salah satunya layar berukuran 7 inch beresolusi tinggi. Dengan layar sebesar itu, Playbook lebih portable ketimbang produk tablet-tablet rivalnya yang umumnya berukuran 10 inch. Layarnya juga lebih terang dan gambarnya lebih tajam, sehingga lebih nyaman untuk bermain games ataupun menonton film, apalagi baterainya bisa menyuplai power sampai 10 jam. Layar Playbook juga diklaim lebih sensitif terhadap sentuhan jari jemari penggunanya. Memilih menu, berpindah dari halaman ke halaman lainnya menjadi lebih mudah, hanya dengan sapuan lembut.

Dengan BlackBerry® Tablet OS, serta prosesor 1 GHz dual core, Playbook bisa bekerja multitasking secara simultan dan real time. Jadi Anda bisa browsing sambil tetap melakukan video chatting, atau bekerja dengan blackberry sembari memutar film.

Playbook juga dilengkapi BlackBerry® Bridge, yang akan menyambungkan BB Anda dengan Playbook, sehingga Anda bisa melihat email, BBM-an, mengecek kalendar dan buku alamat di dalam BlackBerry® smartphone, pada layar lebar BlackBerry PlayBook.

Meski demikian, Playbook tetap punya kelemahan, salah satunya adalah fasilitas Apps yang masih kurang sempurna, jika dibandingkan dengan Apps iPad yang menjadi andalan kesuksesan tablet punya Apple itu.

Spesifikasi BlackBerry Playbook:

Operating System     : BlackBerry Tablet OS

Dimensions (WxDxH) : 19.4 cm x 1 cm x 13 cm

Weight   : 425 g

Display   : 7″ TFT – 1024 x 600 -Multi-Touch

Processor  : 1 GHz ( Dual-Core )

RAM  : 1 GB

Memory   : 16 GB integrated

Wireless  : 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 2.1

Digital Camera  : 5 Mp (belakang ) + 3 Mp (depan ); 1080p video record

WhatsApp , chatting lintas platform


Tak aneh lagi, chatting atau instant messenger kini menjadi lebih unggul
ketimbang layanan SMS ataupun voice. Keunggulannya terletak pada
bagaimana aplikasi ini bebas dalam menentukan jumlah teks yang tak dibatasi oleh jumlah karakter dan juga real time. Secara biaya pun jauh lebih murah ketimbang menggunakan layanan “mengobrol” ataupun SMS.

Namun, hampir kebanyakan aplikasi atau fitur chat memerlukan akses sendiri dengan caranya sendiri. Sebuah developer mengembangkan ide chat dengan berbasiskan nomor telepon seluler sebagai dasar akses. Developer bernama WhatsApp ini memunculkan ide yang kemudian dinamakan WhatsApp. WhatsApp memungkinkan setiap orang saling bercakap-cakap tanpa dihalangi oleh PIN atau user ID.

Aplikasi chatting WhatsApp dengan cepat diterima oleh pengguna. Hingga sekarang sudah bisa diunduh untuk iPhone, Blackberry, Symbian (Nokia), ataupun Android. Dengan kata lain, Anda sekarang
“berbicara” dengan pengguna iPhone, Nokia, atau
Android meski memakai Blackberry. Caranya cukup dengan mengetik http://m.whatsapp.com, lalu pilih platform yang Anda gunakan.

Saat ini aplikasi ini masih cuma-cuma, namun ada kemungkinan akan berbayar sebesar 1,99 dollar AS per tahun.

WhatsApp dapat melakukan texting saling-silang lantaran menggunakan server yang sama untuk semua platform. Meskipun menggunakan satu nomor ponsel sebagai identitas, tetapi jika Anda mengganti nomor telepon, Anda tak susah mengubahnya.
Setelah melakukan instalasi ulang, Anda dapat melakukan pendaftaran ulang dengan nomor baru. Selain itu, jika Anda berkontak dengan teman atau kerabat di luar negeri, biayanya tak sama dengan
SMS lintas operator. WhatsApp sama dengan menggunakan e-mail atau chat biasa, tarifnya tak melonjak. Ketika aplikasi ini sudah diaktifkan, secara otomatis daftar di buku telepon Anda, ter-sinkron ke WhatsApp. Teman yang sudah mengaktifkan WhatsApp-nya, akan segera tampak di daftar kontak WhatsApp. Dengan demikian, Anda tak perlu harus meminta nomor telepon layaknya menggunakan BBM. Selain itu, foto profil akan tampil dengan sendirinya menggunakan foto profil pada daftar kontak.

Lantas bagaimana mekanisme pembayaran layanan ini? Tarif yang dikenakan adalah tarif data.Besarnya sesuai dengan yang ditawarkan oleh operator yang Anda pilih. Jadi bukan tarif SMS ataupun voice. Tentu saja lebih terjangkau.

8 Tips Menghemat Baterai iPhone



Kehabisan baterai ponsel saat dalam perjalanan memang menyebalkan. Begitu pun dengan iPhone yang banyak fitur multimedianya. Sebenarnya, ada beberapa trik agar baterai iPhone bisa lebih tahan lama. Untuk mengulur habisnya baterai pada iPhone, ada delapan tips yang bisa dilakukan,yaitu:
1.Matikan fitur push notification
Fitur ini menjadi ‘pembunuh’ terbesar baterai pada iPhone. Untuk beberapa alasan, pengembang aplikasi biasanya mengaktifkan fitur ini. Namun, banyak juga yang tidak. Untuk menonaktifkannya, masuk ke setting.
2. Matikan push email
iPhone tidak secanggih BlackBerry untuk urusan push email. Berdasar pengalaman, baterai iPhone hanya bertahan selama dua jam saja jika fitur ini diaktifkan. Buka email pada saat tertentu saja. Ini cukup membantu menghemat baterai ponsel.
3. Matikan fitur yang tidak digunakan
Matikan fitur Wifi dan 3G jika sedang tidak digunakan dalam perjalanan. Ini cukup bikin baterai cepat habis. Begitu pun aplikasi lain yang harus diatur manual. Segera matikan aplikasi yang tidak terpakai.
4. Matikan backgroud task
Para pengguna tidak seharusnya melakukan ini, tapi sekarang iPhone dengan iOS4 sudah bisa digunakan secara multitasking jadi bisa dengan mudah menemukan aplikasi yang memakan baterai banyak.
5. Atur kecerahan layar secara otomatis
Bila pengguna berada dalam ruang sedikit gelap maka layar iPhone akan lebih terang untuk memudah penglihatan. Begitupun sebaliknya, saat gelap layar akan redup. Faktor brightness sangat berpengaruh terhadap performa baterai.
6. Perhatikan feedback game
Banyak game yang memanfaatkan fitur getar pada iPhone untuk mensimulasikan feedback, tentunya ini akan memboroskan baterai ponsel. Matikan saja fitur getarnya.
7. Persiapkan baterai cadangan
Baterai yang dimaksud bukan sembarang baterai seperti ponsel lainnya. Belakangan, ada beberapa casing iPhone yang juga menawarkan fitur baterai eksternal di dalamnya. Tapi harganya lumayan mahal. Ini hanya opsi saja.
8. Sinkronkan iPhone secara berkala
Walau pengguna tidak menginstal aplikasi baru, akan lebih baik untuk menyinkronkan iPhone dengan update firmware terbaru. Konon, beberapa update Apple juga bisa meningkatkan daya baterai ponsel.

Disadur dari Detik.com