Samsung Galaxy Mini 2


Samsung kembali mengeluarkan ponsel android entry-level untuk memperkuat segmen di posisi ini. Kali ini adalah Samsung Galaxy Mini 2. Mini 2 tak seperti namanya yang ‘Mini’, kemampuannya sejajar dengan ponsel Android Samsung lainya.

  • Desain
    • Dimensinya 109.4×58.6×11.6 dengan berat hanya 105.3 gr. Dibalut dengan layar TFT kapasitif dengan luas 3.27 inci dengan resolusi 320×480 piksel. Kedalaman warnanya hingga 16 jt warna, sehingga warna yang dihasilkan cukup rapat.

      Materialnya dari plastik, namun dibingkai dengan bingkai krom sehingga terlihat rapi dan mewah.

  • Hardware & OS
    • Samsung Galaxy Mini 2 menggunakan prosesor single core 800 Mhz dengan chipset MSM727a dari Qualcomm. Dilengkapi juga dengan 512 MB RAM sehingga urusan navigasi dan multitasking bukan masalah berarti. Untuk urusan game ada GPU Adreno 200, sehingga game game yang dijalankan akan berjalan dengan mulus.

      Samsung Galaxy Mini 2 meggunakan OS Android 2.3.6 Gingerbread. Ditambah dengan TouchwizUI khas samsung. Jika kita punyabanyak

      Untuk media penyimpanan, ada memori internal sebesar 4 GB.

  • Multimedia & Aplikasi
    • Untuk hiburan, Samsung galaxy mini 2 dibekali kamera 3.15 MP dan FM radio dengan RDS. Ada GPS dan NFC juga di ponsel ini.

      Aplikasi lain bisa di download langsung di Samsung Apps dan Google Play. Satu hal yang menarik ada pada fitur pada web browser-nya yang bisa dicubit untuk zoom in dan push untuk zoom out, serta adanya teks reflow.

  • Koneksi
    • Untuk terkoneksi dengan internet ada jaringan HSDPA 7,2 Mbps atau via WiFi. Untuk koneksi dengan PC atau perangkat lain bisa dengan Bluetooth 3.0.

Samsung Galaxy Mini 2 masuk dalam jajaran entry level keluarga galaxy. Dengan harga 2 jutaan, ponsel ini cukup mumpuni digunakan sebagai ponsel harian.

Perbandingan antara BB Curve 9320 dengan BB Curve 9300


Research in Motion (RIM) baru saja mengumumkan kehadiran BlackBerry Curve 9320, menyusul saudaranya yang terlebih dahulu di launch di Indonesia yaitu BlackBerry Curve 9220 . Seperti BlackBerry Curve 9220, fiturnya nya pun banyak yang mirip, yang membedakan hanya jaringannya saja yang sudah 3G.

BlackBerry Curve 9320 disebut sebagai penerus dari Curve 3G 9300. Berikut ada beberapa perbedaan antara Curve 9320 dan Curve 9300.

Bodi

Tidak ada perbedaan yang mencolok antara fisik Curve 9320 dengan Curve 9300. Curve 9320 mengusung dimensi 109 x 60 x 12.7 mm dengan berat 103 gram, sedangkan Curve 9300 punya dimensi 109 x 60 x 13.9 mm yang beratnya mencapai 104 gram. Satu-satu perbedaan yang mencolok adalah adanya tombol khusus ke aplikasi BlackBerry Messenger di Curve Curve 9320 . Mirip dengan yang dipunyai Curve 9220.

Memori

RAM yang terdapat pada Curve 9320 sebesar 512 MB, dua kali lipat dari Curve 9300 yang mempunyai RAM 256 MB.

Kamera

Mengambil gambar dengan kamera di Curve 9320 hasilnya lebih baik dan menyenangkan ketimbang Curve 9300. Karena di seri ini sudah dibenamkan kamera dengan resolusi 3,15 MP, termasuk flash LED serta fitur Geo-tagging, sedangkan di curve 9300 hanya ada kamera dengan resolusi 2 MP saja.

Sistem operasi

Curve 9300 awalnya hanya mengusung OS 5 yang kemudian hari bisa di-upgrade ke OS 6. Sedangkan Curve 9320 langsung menggunakan sistem operasi yang terbaru OS 7.1.

Radio

Curve 9320 termasuk ke dalam BlackBerry yang pertama dibenamkan fitur Radio FM dengan sistem RDS. Fitur radio tidak dipasangkan di BlackBerry seri – seri sebelumnya.

Daya tahan baterai

Baterai yang digunakan di Curve 9320 lebih baik yaitu Li-Ion 1450 mAH, yang mampu bertahan selama 432 jam pada keadaan standby. Sedangkan Curve 9300 dengan baterai Li-Ion 1150 mAh, hanya sanggup bertahan hingga 348 jam (3G) dalam posisi standby.

Sumber

Blackberry Davis vs Backberry Gemini


BlackBerry Curve 9220 a.k.a Davis akhirnya hadir di Indonesia. Dengan banderol awal yang terbilang murah untuk ponsel BlackBerry, yakni Rp1.999.000, Davis pun kerap disandingkan dengan sesama ponsel BlackBerry lainnya, yakni Gemini. Harga BlackBerry Gemini saat ini ada dikisaran Rp1.800.000. Dengan selisih harga yang terbilang sangat tipis itu, sebenarnya apa yang membedakan kedua ponsel BlackBerry terjangkau ini. Berikut beberapa perbedaan dan persamaan dari kedua handset ini

Perbedaan

  • OS

Blackberry Davis hadir dengan menggunakan sistem operasi BlackBerry OS 7.1 versi terbaru, sedangkan Blacberry Gemini masih menggunakan BlackBerry OS 5

  • Fitur Khusus

BlackBerry Davis datang dengan menyematkan sebuah tombol khusus BlackBerry Messenger dan fitur Radio FM, BlackBerry Davis juga menyediakan aplikasi Social Feeds, yang memungkinkan penggunanya untuk mengirim update ke aplikasi sosial lainnya secara bersamaan.  Selain itu, dengan Social Feeds, pengguna juga dapat melihat update dari sumber  berita (RSS), aplikasi sosial, dan pesan instan yang semuanya telah tergabung jadi satu, hal ini tentunya tak akan ditemui pada BlackBerry Gemini.

  • Baterai

Pada sektor penyuplai daya, baterai BlackBerry Davis diklaim lebih tahan lama. Hal itu karena kapasitas baterai yang digunakan lebih besar, yakni 1.450 mAh, berbeda dengan Gemini yang hanya memiliki baterai berkapasitas 1.150 mAh.

  • Internal Memori

Dengan kapasitas memori internal 512 MB, pada sektor penyimpan data Davis juga lebih unggul ketimbang Gemini yang hanya 128 MB.

Persamaan

  • Akses Internet

Bagaimana dengan akses internet kedua ponsel ini. Untuk urusan yang satu ini keduanya juga seimbang, di mana baik Davis dan Gemini hanya mampu mengakomodasi kecepatan internetnya sebatas EDGE. Untungnya untuk berselencar di dunia maya, ponsel tersebut juga dapat dilakukan melalui konektivitas Wi-Fi.

  • Memori Eksternal

Meskipun  memiliki kapasitas memori internal yang berbeda,  keduanya sama-sama menyediakan slot kartu microSD untuk memperluas kapasitas memorinya hingga 32 GB.

  • Desain

Di sektor desain, baik Davis dan Gemini tidak terdapat banyak perbedaan. BlackBerry Davis memiliki dimensi 109 x 60 x 12.7 mm dengan bobot sekitar 102 gram, sementara Gemini dikemas dengan dimensi 109 x 60 x 13.9 mm dan bobot 106 gram. Ukuran beserta ketajaman layar dari kedua ponsel ini juga terbilang cukup setara.

Dengan kisaran harga yang cukup setara, adalah tindakan bijak memilih handset yang diinginkan sesuai dengan fitur yang ditawarkan. Pilihan ada pada anda.

4 Tips Membeli Tablet Lokal


Fenomena tablet sudah mulai merambah sampai kalangan menengah kebawah. Hal ini ditandai dengan banyak bermunculannya tablet tablet murah dari pabrikan lokal. Melimpahnya produk lokal ini membawa suatu keuntungan karena adanya diversifikasi dari beberapa merek lokal yang sudah terkenal.

Jika anda ingin mencoba memiliki sala satu tablet murah-lokal tersebut, berikut tips yang perlu anda perhatikan :
  • OS yang digunakan

Tablet lokal biasanya menggunakan OS Android sebagai Sistem operasinya. Pastikan tablet android pilihan anda menggunakan OS Android yang terbaru, atau jika masih menggunakan OS yang lama carilah yang menjanjikan update untuk OS terbaru karena akan sangat berpengaruh dengan kemampuan tablet tersebut.

  • Prosesor dan besarnya kapasitas memori Tablet

Kedua komponen ini sangat berpengaruh terhadap performa tablet itu sendiri. Jika prosesor dan memorinya besar, berbagai aktifitas yang dijalankan akan berjalan dengan cepat dan optimal dan tanpa lag meskipun digunakan secara multitasking. Dukungan prosesor dual core yang sudah menjamur bisa juga digunakan sebagai pertimbangan lebih.

  • Kompatibilitas dan konektifitas

Masalah yang sering dihadapi tabloid lokal adalah konektifitas dan kompatibilitas dengan perangkat lain. Perhatikan dengan seksama koneksi apa saja yang digunakan. Pada umumnya tablet lokal hanya mendukung koneksi WiFi, namun sudah banyak tablet lokal yang menambahkan koneksi optional via modem eksternal.

Yang tak kalah penting adalah tersedianya port penghubung dengan perangkat lain semisal port ethernet/LAN, port HDMI, port micro USB dan bluetooth.

  • Layar yang digunakan

Hal yang tak kalah penting adalah jenis layar yang digunakan pada tablet lokal tsb, apakah jenis resistif atau kapasitif. Jenis layar kapasitif lebih baik karena memungkinkan fitur multitouch berjalan dengan baik.

IMO TAB X7

Tabulet Mech

Samsung Galaxy Y, Ponsel Android CDMA


Samsung kian melebarkan pangsa pasarnya dengan meluncurkan telepon seluler cerdas berbasis CDMA. dengan nama Samsung Galaxy Y. Ponsel Android ini dilengkapi dengan OS Android 2.3 alias Gingerbread dengan prosesor Snapdragon S1 dari Qualcomm. Ukurannya yang cukup mungil membuat Samsung Galaxy Y nyaman untuk digenggam. Dengan layar seluas 3 inci dengan kerapatan 240×320 (QVGA) membuat ponsel ini memberikan pengalaman mobile lebih menyenangkan.

Ponsel ini sudah dilengkapi dengan Hybrid Widget yang akan memberikan tampilan multiple home screen yang dapat dipilih dan diatur oleh pengguna. Tampilan layar dapat diatur dengan memilih menu shortcut sendiri, untuk memudahkan kegiatan mobile yang paling dibutuhkan pengguna.
Samsung Galaxy Y juga dilengkapi dengan program monitor untuk mengetahui program apa saja yang sedang berjalan di ponsel.

Fasilitas umum yang terdapat di sistem operasi Android, seperti Social Hub juga tersedia, dengan kemudahan untuk  update status cukup dengan satu sentuhan saja. Terdapat pula Hub Service yang menyediakan konten seperti Reader Hub, Music Hub, dan Media Hub. Konten-konten tersebut akan mempermudah proses untuk mengunduh konten lain yang diinginkan, seperti buku, majalah, lagu, video, dan lainnya. Tak lupa, aplikasi messaging  Samsung Chat On juga ada. Aplikasi ini tersedia secara pre-installed dalam ponsel atau bisa langsung diunduh dari Samsung Apps.

Sumber

Blackberry Torch yang inovatif


BlackBerry Torch 9800 hadir sebagai produk dengan BlackBerry OS 6 pertama. Secara umum ada beberapa fitur tambahan yang membuat perangkat ini terasa berbeda dari handset-handset BlackBerry sebelumnya.

Desain dan Fitur
Dari bentuknya yang revolusioner, Torch merupakan perpaduan antara Storm dan Onyx yang hadir dengan kenyamanan layar sentuh dan keypad QWERTY slide fisik. Dengan bentuk tersebut, handset ini jadi terasa lebih panjang ukurannya jika dibanding iPhone 3GS, Samsung Galaxy S, atau HTC Desire. Berbekal layar 3,2 inchi, produk ini memiliki ukuran layar sama besarnya dengan Strom. Namun jika dibanding kompetitor lainnya, layar Torch masih tampak lebih kecil. Pasalnya iPhone terasa lebih lega dengan layar 3,5 inchi. Apalagi jika dibanding ponsel Android Samsung Galaxy S yang memiliki ukuran layar 4 inchi.
Yang membuat ponsel ini sedikit ‘kurang’ mungkin adalah prosesornya yang hanya berkecepatan 624 Mhz. Pasalnya beberapa smartphone super saat ini memiliki prosesor sebesar 1Ghz. Namun hal itu tak membuat performa Torch ‘ngehang’ saat digunakan secara multitasking.

BlackBerry tetap BlackBerry.
Saat ponsel pintar lain berlomba-lomba megusung fitur perekaman video resolusi tinggi, Torch hanya memiliki kualitas perekaman VGA. Untungnya produk ini dibekali dengan kamera 5 megapixel serta jaringan 3G.
Untuk urusan kendali ,BlackBery merupakan salah satu ponsel pintar yang bisa diandalkan. Walau telah hadir dengan layar sentuh, namun ponsel ini tetap memiliki touchpad. Sedikit aneh memang saat kita belum biasa mengkombinasikan layar sentuh dan touchpad.
Secara umum layar Torch lebih responsif tak seperti seri Storm II terdahulu. Cukup nyaman dan tidak perlu sedikit ditekan layaknya Storm. Kemudian untuk urusan desain keypad, produk ini sedikit menyulitkan pengguna berjari-jari besar. Pasalnya desain slide yang diusungnya malah membuat produk ini terasa mengganjal saat digunakan untuk mengetik. Apalagi dengan jenis tonjolan keypad yang lebih datar ketimbang Onyx.
Layaknya Storm, Torch pun hadir dengan virtual keypad yang terasa lebih nyaman.

Rasa Baru BlackBerry OS 6
BlackBerry OS 6 yang hadir dengan rasa baru merupakan penyempurnaan dari OS BlackBerry terdahulu. Nah, kesan pertama dari homescreen baru ini adalah ikon-ikon aplikasinya yang bisa  digeser ke atas dan ke bawah layaknya tampilan Android. Adapun untuk pengalaman multimedia pengguna, OS 6 dilengkapi tool universal search baru serta browser berbasis WebKit baru yang diklaim mampu me-render halaman web dengan cepat. Semua itu kian menambah performa BlackBerry saat menghandle halaman HTML. Selain itu, OS 6 hadir dengan fitur multitouch. Dengan ini pengguna lebih asyik saat melakukan “pinch to zoom” pada foto, browser, ataupun maps.
Layaknya iPhone, tampilan BlackBerry OS 6 juga terasa smooth saat jemari menggeser ikon – ikon aplikasi, email, atau beberapa hal lainnya. Ini semua karena BlackBerry OS 6 menambahkan program bernama ‘momentum’ untuk menambah performa scrolling yang makin mulus.

Performa Video dan Audio
Jika dibandingkan dengan iPhone dan Android, Torch dengan tampilan menu BlackBerry OS 6 nya tak kalah menarik. Walau secara umum ukuran layar menu Torch lebih kecil dari kedua kompetitornya, namun ponsel ini tetap enak saat digunakan untuk menyakiskan video streaming pada YouTube.Tampilan media player OS 6 ini juga tergolong baru. Cover depan album hadir menghiasi lagu-lagu yang didengarkan pengguna. Hal ini menambah nuansa baru dalam performa audio BlackBerry.
Namun sangat disayangkan, sepertinya kualitas audio Torch masih sama seperti handset BlackBerry sebelumnya. Saat digunakan untuk mendengarkan file mp3, rasanya suara musik yang keluar dari speaker handset ini sama renyahnya dengan BlackBerry Onyx.

Kelebihan:
+ Blackberry OS 6
+ Layar Kapasitif
+ Sentuhan responsif
Kekurangan:
– Prosesor 624 Mhz Sedikit tanggung
– Resolusi Perekaman Video Hanya VGA

Spesifikasi:
– Prosesor : 624 Mhz
– OS : Blackberry OS 6
– RAM : 512 MB
– Storage: Internal 4 GB + Micro SD up to 32 GB
– Display  : Layar Kapasitif 3.2 inchi (360×480)
– Baterai  : Lithium Ion 1300mAh
– Kamera : 5MP, 2X zoom,autofokus, face detection, image stabilization