BlackBerry Playbook, Kelebihan dan Kekurangan


Dalam waktu dekat Research In Motion (RIM) akan meluncurkan  Blackberry Playbook. Sebelum membeli, ada beberapa kelebihan dan kekurangan BlackBerry Playbook.

Ada beberapa kelebihan BB Playbook, salah satunya layar berukuran 7 inch beresolusi tinggi. Dengan layar sebesar itu, Playbook lebih portable ketimbang produk tablet-tablet rivalnya yang umumnya berukuran 10 inch. Layarnya juga lebih terang dan gambarnya lebih tajam, sehingga lebih nyaman untuk bermain games ataupun menonton film, apalagi baterainya bisa menyuplai power sampai 10 jam. Layar Playbook juga diklaim lebih sensitif terhadap sentuhan jari jemari penggunanya. Memilih menu, berpindah dari halaman ke halaman lainnya menjadi lebih mudah, hanya dengan sapuan lembut.

Dengan BlackBerry® Tablet OS, serta prosesor 1 GHz dual core, Playbook bisa bekerja multitasking secara simultan dan real time. Jadi Anda bisa browsing sambil tetap melakukan video chatting, atau bekerja dengan blackberry sembari memutar film.

Playbook juga dilengkapi BlackBerry® Bridge, yang akan menyambungkan BB Anda dengan Playbook, sehingga Anda bisa melihat email, BBM-an, mengecek kalendar dan buku alamat di dalam BlackBerry® smartphone, pada layar lebar BlackBerry PlayBook.

Meski demikian, Playbook tetap punya kelemahan, salah satunya adalah fasilitas Apps yang masih kurang sempurna, jika dibandingkan dengan Apps iPad yang menjadi andalan kesuksesan tablet punya Apple itu.

Spesifikasi BlackBerry Playbook:

Operating System     : BlackBerry Tablet OS

Dimensions (WxDxH) : 19.4 cm x 1 cm x 13 cm

Weight   : 425 g

Display   : 7″ TFT – 1024 x 600 -Multi-Touch

Processor  : 1 GHz ( Dual-Core )

RAM  : 1 GB

Memory   : 16 GB integrated

Wireless  : 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 2.1

Digital Camera  : 5 Mp (belakang ) + 3 Mp (depan ); 1080p video record

Blackberry Torch yang inovatif


BlackBerry Torch 9800 hadir sebagai produk dengan BlackBerry OS 6 pertama. Secara umum ada beberapa fitur tambahan yang membuat perangkat ini terasa berbeda dari handset-handset BlackBerry sebelumnya.

Desain dan Fitur
Dari bentuknya yang revolusioner, Torch merupakan perpaduan antara Storm dan Onyx yang hadir dengan kenyamanan layar sentuh dan keypad QWERTY slide fisik. Dengan bentuk tersebut, handset ini jadi terasa lebih panjang ukurannya jika dibanding iPhone 3GS, Samsung Galaxy S, atau HTC Desire. Berbekal layar 3,2 inchi, produk ini memiliki ukuran layar sama besarnya dengan Strom. Namun jika dibanding kompetitor lainnya, layar Torch masih tampak lebih kecil. Pasalnya iPhone terasa lebih lega dengan layar 3,5 inchi. Apalagi jika dibanding ponsel Android Samsung Galaxy S yang memiliki ukuran layar 4 inchi.
Yang membuat ponsel ini sedikit ‘kurang’ mungkin adalah prosesornya yang hanya berkecepatan 624 Mhz. Pasalnya beberapa smartphone super saat ini memiliki prosesor sebesar 1Ghz. Namun hal itu tak membuat performa Torch ‘ngehang’ saat digunakan secara multitasking.

BlackBerry tetap BlackBerry.
Saat ponsel pintar lain berlomba-lomba megusung fitur perekaman video resolusi tinggi, Torch hanya memiliki kualitas perekaman VGA. Untungnya produk ini dibekali dengan kamera 5 megapixel serta jaringan 3G.
Untuk urusan kendali ,BlackBery merupakan salah satu ponsel pintar yang bisa diandalkan. Walau telah hadir dengan layar sentuh, namun ponsel ini tetap memiliki touchpad. Sedikit aneh memang saat kita belum biasa mengkombinasikan layar sentuh dan touchpad.
Secara umum layar Torch lebih responsif tak seperti seri Storm II terdahulu. Cukup nyaman dan tidak perlu sedikit ditekan layaknya Storm. Kemudian untuk urusan desain keypad, produk ini sedikit menyulitkan pengguna berjari-jari besar. Pasalnya desain slide yang diusungnya malah membuat produk ini terasa mengganjal saat digunakan untuk mengetik. Apalagi dengan jenis tonjolan keypad yang lebih datar ketimbang Onyx.
Layaknya Storm, Torch pun hadir dengan virtual keypad yang terasa lebih nyaman.

Rasa Baru BlackBerry OS 6
BlackBerry OS 6 yang hadir dengan rasa baru merupakan penyempurnaan dari OS BlackBerry terdahulu. Nah, kesan pertama dari homescreen baru ini adalah ikon-ikon aplikasinya yang bisa  digeser ke atas dan ke bawah layaknya tampilan Android. Adapun untuk pengalaman multimedia pengguna, OS 6 dilengkapi tool universal search baru serta browser berbasis WebKit baru yang diklaim mampu me-render halaman web dengan cepat. Semua itu kian menambah performa BlackBerry saat menghandle halaman HTML. Selain itu, OS 6 hadir dengan fitur multitouch. Dengan ini pengguna lebih asyik saat melakukan “pinch to zoom” pada foto, browser, ataupun maps.
Layaknya iPhone, tampilan BlackBerry OS 6 juga terasa smooth saat jemari menggeser ikon – ikon aplikasi, email, atau beberapa hal lainnya. Ini semua karena BlackBerry OS 6 menambahkan program bernama ‘momentum’ untuk menambah performa scrolling yang makin mulus.

Performa Video dan Audio
Jika dibandingkan dengan iPhone dan Android, Torch dengan tampilan menu BlackBerry OS 6 nya tak kalah menarik. Walau secara umum ukuran layar menu Torch lebih kecil dari kedua kompetitornya, namun ponsel ini tetap enak saat digunakan untuk menyakiskan video streaming pada YouTube.Tampilan media player OS 6 ini juga tergolong baru. Cover depan album hadir menghiasi lagu-lagu yang didengarkan pengguna. Hal ini menambah nuansa baru dalam performa audio BlackBerry.
Namun sangat disayangkan, sepertinya kualitas audio Torch masih sama seperti handset BlackBerry sebelumnya. Saat digunakan untuk mendengarkan file mp3, rasanya suara musik yang keluar dari speaker handset ini sama renyahnya dengan BlackBerry Onyx.

Kelebihan:
+ Blackberry OS 6
+ Layar Kapasitif
+ Sentuhan responsif
Kekurangan:
– Prosesor 624 Mhz Sedikit tanggung
– Resolusi Perekaman Video Hanya VGA

Spesifikasi:
– Prosesor : 624 Mhz
– OS : Blackberry OS 6
– RAM : 512 MB
– Storage: Internal 4 GB + Micro SD up to 32 GB
– Display  : Layar Kapasitif 3.2 inchi (360×480)
– Baterai  : Lithium Ion 1300mAh
– Kamera : 5MP, 2X zoom,autofokus, face detection, image stabilization