Sony Tablet S, Tablet Multimedia dari Sony


Hadir dengan desain yang unik, folding design, Tablet S menawarkan kesan yang elegan. Dipersenjatai dengan prosessor Dual Core Nvidia Tegra 2 dengan clock 1 Ghz dan segudang fitur multimedia khas Sony, Tablet S mencoba mendobrak dominasi Ipad dan Galaxy tab di ranah tablet saat ini. Berikut sedikit informasi tentang Sony Tablet S.

Desain

  • Desainya sedikit unik, dinamakan folding design atau desain lipat oleh Sony. Ketebalan yang berbeda antara bagian atas dan bawah memberi kesan unik yang mendalam. Meski bahan material pembuatnya dari plastik, kesan elegan masih kuat terpancar. Efek dari folding design, Tablet S sangat ringan di genggam meski dengan satu tangan.

Hardware & OS

  • Tablet S masih menggunakan OS Android Honeycomb 3.2.1. Dengan dukungan prosessor Dual Core Nvidia Tegra 2 1 Ghz dan 1 GB RAM menjamin lancarnya aplikasi atau game yang dijalankan, meski dalam posisimultitasking sekalipun. Tablet S menggunakan layar 9,4 inchi TFT kapasitif berteknologi TruBlack. Layarnya mampu menyajikan gambar dengan tingkat ketajaman tinggi dan kontras yang baik.

Aplikasi & Multimedia

  • Ada kamera dengan resolusi 5 MP dengan auto focus, image stabilisation, geo-tagging serta face detection sebagai tambahan pengaturan. Disisi multimedia, kemampuannya tidak perlu diragukan lagi. Untuk audio, ada tambahan pengaturan lewat Equalizer, xloud, dan 12 tone analysis. Sedankan untuk video, ada tambahan pengaturan berupa efek dynamic normalizer, zoom setting, xloud dan clear phase.

    Fitur unggulan yang disematkan di Tablet S selain aplikasi native Android adalah remote control, media remote for tablet, Social feed reader, Evernote, UStream, Playstation Certified, serta 2 game preinstalled yaitu Bandicoot dan Pinbal Heroes.

Koneksi

  • Untuk berinternet, hanya bisa dilakukan via kanal WiFi. Tidak ada jaringan GSM atau CDMA yang didukung. Untuk bertukar file, bisa dilakukan via bluetooth 2.1, Usb on The Go, DLNA, dan SD Card Reader.

Dengan harga yang lumayan mahal dikisaran Rp. 5 jutaan, Tablet S layak ditandingkan dengan penguasa ranah tablet, yaitu Samsung dan Ipad. Dukungan Playstation Certified bisa jadi daya tarik utama buat Sony Tablet S.

Sony Xperia Sola, dengan Floating Touch dan SmartTags


Sony Mobile Communications memperkenalkan Xperia Sola, ponsel pintar terbaru keluarga Xperia yang menawarkan fitur-fitur terbaru dari Sony. Fitur yang diunggulkan adalah Floating Touch dan SmartTags. 

Fitur Floating Touch adalah alat navigasi untuk browsing web yang memungkinkan pengguna Xperia Sola bisa menjelajah halaman web cukup dengan melayangkan jemari di atas layar, tanpa perlu menyentuhnya. Pengguna tinggal menempatkan tangan di atas layar secara melayang dan menggerakkannya seperti sebuah kursor. Sony menggunakan sensor untuk menggantikan sentuhan fisik. Sensor tersebut akan merespon sinyal yang berjarak 22 mm dari layar. 

Selain fitur Floating Touch, Sony juga menambahkan teknologi Xperia SmartTags, yang memungkinkan pengguna mengubah secara instan setting dan aplikasi ponsel sesuai dengan gaya hidupnya. Dengan Xperia SmartTags, pengguna mempunyai akses ke konten terbaru melalui Sony Entertainment Network. Konsumen juga akan mendapatkan pengalaman akses hiburan premium dengan Sony Entertainment Network, di mana mereka bisa menonton blockbusters Hollywood terbaru di Video Unlimited atau mendengarkan jutaan lagu melalui Music Unlimited.

Spesifikasi

Xperia Sola menggunakan layar berukuran 3,7 inch dengan resolusi 854 x 480 yang telah dilengkapi dengan retina display dan teknologi Mobile BRAVIA Engine sehingga mampu menghasilkan gambar yang tajam. Xperia Sola yang didukung prosesor dual core 1GHz ini berjalan dengan OS Android Gingerbread yang mampu di update ke OS Ice Cream Sandwich dalam waktu dekat.

Sebagai hiburan, Xperia Sola dibekali audio 3D plus speaker xLOUD dan kamera dengan Fast Capture. Xperia sola akan tersedia di pasar global dalam tiga pilihan warna--hitam, putih, dan merah--pada kuatal kedua tahun ini Namun, belum diketahui harga jual produk ini

Sumber

Sumber

HTC Wildfire S


Sederhana, itulah kesan pertama dari HTC Wildfire S. Tidak seperti pendahulunya, HTC wildfire s hadir minus optical trackpad dan dimensi layar yang lebih kecil. Hanya ada 4 tombol touch-sensitive saja di panel depan.
Berbeda dengan wildfire, wildfire s berbahan material dari plastik saja.

Wildfire S dibekali dengan prosesor 600 MHz, dengan OS Android v2.3 (Gingerbread). Dilengkapi dengan UI HTC Sense, sehingga tampilannya akan berbeda dengan ponsel Android lainya.

Selain itu, Wildfire S juga dibekali dengan kamera 5 MP, GPS, WiFi dengan kemampuan tethering dan player musik plus radio fm sebagai sarana hiburan, dan adanya fitur Friend Stream untuk update foto dan melihat status di facabook, twitter ataupun flicker.

Sony Ericsson W8, Walkman Android


Inilah ponsel pertama vendor Sony Ericsson berbasiskan Walkman yang dipadukan dengan sistem operasi Google Android. Jika dilihat secara sekilas, Sony Ericsson W8 secara tampilan mirip dengan ponsel pintar Sony Ericsson lainnya, yakni Sony Ericsson Xperia X8. Hanya saja, untuk yang satu ini, Sony Ericsson membalutnya dengan warna-warna terang dan disematkan tanda/logo ‘W’.

Dengan membidik kelas menengah yang lebih mengutamakan fitur multimedia, terutama fitur musik, Sony Ericsson W8 ini dilengkapi dengan kapasitas penyimpanan internal sebesar 128MB dan ditambah slot microSD yang mampu diisi dengan memori hingga 16GB.

Sony Ericsson W8 menggunakan Android v2.1 atau Éclair didukung dengan chipset ARM berkecepatan 600 Mhz, RAM 168 MB sehingga memberikan performa yang cukup baik dalam pengoperasiannya.

Meski masih menggunakan sistem operasi Android lawas, Sony Ericsson melengkapinya dengan kehadiran Timescape UI, aplikasi user interface buatan Sony Ericsson. Kehadiran aplikasi tersebut memberikan tampilan antarmuka khas Sony Ericsson yang atraktif dan mampu membuat Android Eclair terlihat lebih menarik.

Selain itu, para pengguna W8 juga dapat memanfaatkan piranti yang satu ini untuk menjelajah dunia maya dan bersosial ria di intenet secara lebih mudah dan langsung, tanpa harus membuka halaman per halaman situs jejaring sosial populer, semacam Facebook dan Twitter, karena Sony Ericsson telah menyediakan akses secara langsung ke situs-situs tersebut di halaman muka ( SNS ).

(+) layar sentuh kapasitif                             (-) OS Android Éclair

(+) TimeScape UI                                            (-) kamera tanpa flash dan auto focus

(+) kualitas audio terjamin ( seri W )      (-) Desain kaku

(+) SNS ( social network service )

sumber : cbn

Spesifikasi:

Jaringan: GSM 850/900/1800/1900, HSDPA 850/900/1900/2100;
Dimensi: 122.4 x 64.2 x 9.9 mm;
Bobot: 119 gram;
Layar: 3.0 inci TFT-LCD Capacitive Touchscreen QVGA (320 x 480 piksel) with Scratch-resistant, surface, Accelerometer sensor for UI auto-rotate, Proximity sensor for auto turn-off;
Kamera: 3.15 MP, 2048×1536 piksel, with Fixed-focus, geo-tagging, Video Recording VGA@30fps;
OS: Android 2.1 (Eclair) + Timescape UI;
Prosesor: 600 MHz ARM 11 processor, Adreno 200 GPU, Qualcomm MSM7227 chipset;
Memori: 168MB (RAM), 128MB (internal) + 2GB (include), microSD (Up to 16GB);
Konektivitas: 3G, GPRS/EDGE, HSDPA 7.2 Mbps, HSUPA 2 Mbps, Wi-Fi, Bluetooth 2.1 + A2DP, jack audio 3.5mm, dan microUSB;
Fitur Lain: SNS integration, Digital compass, A-GPS, Radio FM with RDS, MS, Email, Push email, IM, Browser HTML, Java MIDP emulator, Walkman player, MP4/H.263/H.264/WMV player, Excellent audio quality, MP3/eAAC+/WMA/WAV player, TrackID music recognition, Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa integration, Voice memo, MP4/WMV/H.263 player, MP3/WAV/eAAC+ player, Social networking integration, dan Android Market;
Baterai: Li-Po 1200 mAh.

Sony Ericsson Cedar J108i


Desain

Model candybar dipakai untuk ponsel ini. Sisi casing belakang dibuat sedikit melengkung, Sehingga sangat pas waktu dipegang. Layarnya berukuran 2,2 inci dengan kedalaman warna 256 ribu warna dengan resolusi 240 x 320 piksel. 
Pada homescreen nya terdapat widget aplikasi yang bisa diaktifkan secara realtime, seperti facebook dan twitter.

Sony Ericsson Cedar termasuk dalam jajaran ponsel ramah lingkungan. Terbukti dengan bahan pembuat casing dari plastik daur ulang. 
Keypad nya dibuat renggang dan besar serta bertekstur sedikit kasar sehingga nyaman dipakai pada waktu pengetikan.

Antarmuka keypad seperti ponsel sony ericsson kebanyakan, ada tombol dial on, dial off, dpad, dan shotcut. Port mini usb ada disebelah kiri, dan untuk jack audio 3,5 mm di bagian atas serta penempatan speaker di sisi kiri bawah.

Koneksi

Sony Ericsson Cedar sudah didukung dengan jaringan yang sangat baik. Ponsel ini mampu menjangkau jaringan HSDPA yang ditawarkan operator. 
Koneksi antar piranti bisa menggunakan kabel data dan bluetooth. Untuk kabel data berfungsi ganda sebagai port charger, headset dan file sharing ke PC.

Aplikasi

Sebagai ponsel dari jajaran ramah lingkungan (Green Heart), ponsel ini dilengkapi aplikasi soal lingkungan yaitu Green Calculator (untuk menghitung kadar co2) dan Eco Mate ( aplikasi yang berisi pertanyaan sola lingkungan hidup ).
Selain itu ada aplikasi facebook, twitter dan myspace. Ketiga aplikasi ini bisa dipantau secara langsung dengan meletakkannya di widget homescreen.

Selain itu masih ada aplikasi yang tak kalah bagus yaitu YouTube, Neo Reader, Grocery list, checkbook, AccuWeather dan 12 pixels

Musik dan Kamera

Kualitas audio yang baik memang tak pernah lepas dari ponsel-ponsel besutan Sony Ericsson. Suara yang dihasilkan dari headset dan speaker sama2 bagus. Selain itu ada tambahan equalizer untuk memaksimalkan keluaran suara. 
Ada juga radio yang mampu melakukan penyimpanan hingga 20 channel.

Kamera 2mpix dirasa cukup untuk ajang foto foto. Meskipun resolusi nya kecil, hasil fotonya cukup bagus. Wrna dan ketajaman nya natural.

Desain yang ergonomis dengan bahan ramah lingkungan dan jaringan yang mumpuni menambah nilai dari Sony Ericsson Cedar.

Sony Ericsson Cedar dibandrol kurang dari 1 juta rupiah.